Header Ads

ad

Pengalaman Mondok di Dua Pesantren yang Berbeda

Alhamdulillah bersyukur sekali dulu bisa mondok di dua pesantren yang berbeda.

MTS di pesantren modern, dimana kegiatannya berada di satu komplek berpagar tidak berbaur dengan warga sekitar. Disini bahasa, kedisiplinan, kehati-hatian dan pemikiran kritis tentang agama sangat terasa. Semua kegiatan agama yang dilakukan harus memiliki sumber yang jelas dan shahih. Pandangan tentang agama menjadi lebih "keras" dan "kaku", mudah menyalahkan orang lain dan ada rasa "marah" ketika orang lain berbeda (dulu pernah gak mau hormat sama bendera - mungkin ekskul yang diikuti juga berpengaruh).

SMA di pesantren tradisional, dimana kegiatannya berbaur menjadi satu dengan warga, tidak ada pagar beton yang memisahkan. Disini pentingnya adab dan akhlak sangat terasa, belajar ilmu agama tidak hanya dari satu sumber tapi juga dari banyak sumber yang mana sanad keilmuannya jelas. Ilmu kehidupan juga banyak didapat ketika belajar disini. Pandangan tentang agama menjadi lebih luas dan tidak "kaku" atau "keras".

Pelajaran yang didapat dari pengalaman di dua pesantren ini membuat diri menjadi lebih terbuka tentang ajaran agama. Belajar agama itu tidak hanya dari satu sumber, adab dan akhlak juga sama pentingnya dengan ilmu. Dengan adab dan akhlak yang baik ilmu kita semoga menjadi lebih manfaat dan berkah, tidak memandang orang lain yang berbeda dengan kita itu "musuh" atau "salah".

Jikalau memang ada perbedaan pandangan dan pendapat maka lebih baik menghormati dan menghargai. Menghormati pendapat yang lebih tua dan menghargai pendapat yang lebih muda, kita tidak tahu mungkin mereka ilmunya sudah lebih tinggi dari kita dan ilmu kita yang belum sampai. Atau bisa juga kita yang sudah lebih tahu namun mereka belum.

Tidak hanya soal agama, namun juga pada kehidupan sehari-hari adab dan akhlak juga penting. Jika berbeda pandangan dan pendapat paling tidak hormati yang lebih tua dari kita, karena bagaimanapun mereka lebih dulu mengenal dunia dan telah banyak memiliki pengalaman dalam kehidupan. Hargai juga yang lebih muda dari kita, karena kita telah lebih dulu mengenal dunia atau justru mungkin mereka yang lebih memiliki ilmu dan pengetahuan dari kita.

Hanya berbagi pengalaman dan pandangan tentang mondok di dua pesantren yang berbeda. Respon kekhawatiran diri melihat Indonesia saat ini yang sangat terkotak-kotak. 

Tidak ada komentar